![]() |
| Longsor di Nawangan Pacitan Tutup Jalur Arjosari–Purwantoro, Akses Sempat Lumpuh |
Pacitan,Lidikinvestigasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan pada Selasa malam mengakibatkan terjadinya longsor tebing di Desa Jetis Lor. Peristiwa ini berdampak pada tertutupnya akses Jalan Provinsi Arjosari–Purwantoro yang menjadi jalur utama transportasi dan ekonomi masyarakat.
Material longsor berupa tanah dan batu kecil menutup badan jalan, sehingga arus lalu lintas dari arah Bandar Nawangan menuju Purwantoro sempat lumpuh total. Kondisi jalan yang berlumpur juga meningkatkan risiko bagi pengendara yang melintas di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan dari Unit Pelaksana Teknis Pengelola Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Wilayah Kabupaten Pacitan, longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.
Dampak yang ditimbulkan antara lain:
- Longsor tebing di ruas Jalan Provinsi Arjosari–Purwantoro (Link 002)
- Akses jalan sempat tertutup total
- Kondisi jalan licin dan berlumpur, membahayakan pengguna jalan
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala UPT PJJ Wilayah Kabupaten Pacitan, Ir. H. Budi Harisantoso, ST, MT, langsung menginstruksikan tim untuk melakukan penanganan cepat.
Langkah-langkah yang dilakukan meliputi:
- Mengerahkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) lengkap dengan alat berat dan personel
- Berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Polsek Nawangan, Koramil Nawangan, Dinas Perhubungan, dan BPBD
- Melakukan pembersihan material longsor secara intensif
Saat ini proses evakuasi material masih berlangsung. Diharapkan akses Jalan Arjosari–Purwantoro dapat segera kembali normal agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Pihak UPT PJJ mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di area terdampak longsor, mengingat kondisi jalan yang masih licin dan berpotensi terjadi longsor susulan.
Ir. H. Budi Harisantoso, yang merupakan putra asli Pacitan, menegaskan bahwa penanganan infrastruktur jalan merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan maksimal.
Ia menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran akses jalan provinsi di wilayah Pacitan. (Setyo)

