Kegiatan buka puasa bersama awak media ini menjadi tradisi tahunan yang sarat makna, sekaligus menjadi jembatan emas untuk mempererat sinergi antara lembaga legislatif dan insan pers di Kabupaten Pacitan dalam menjalankan fungsi masing-masing demi kemajuan daerah.
Pemilihan Lesehan Parigogo di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan sebagai venue buka bersama bukan tanpa alasan. Rumah makan lesehan dengan suasana khas dan pemandangan alam pesisir selatan ini menjadi tempat yang tepat untuk menciptakan suasana santai, informal, dan penuh keakraban antara para insan media.
Menjelang waktu berbuka, meja-meja panjang yang telah tersaji dengan beragam hidangan nusantara, puluhan awak media dari berbagai platform media cetak, online, televisi, hingga media digital. Suasana cair langsung tercipta sejak para tamu berdatangan, diselingi obrolan hangat dan canda tawa yang mengisi ruang Parigogo dengan kehangatan khas Ramadan.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA (ASB), menegaskan bahwa hubungan antara lembaga legislatif dan media massa bukan sekadar hubungan formal, melainkan sebuah kemitraan strategis yang saling menopang dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat.
“Kami sangat menghargai peran teman-teman media dalam mengawal jalannya demokrasi di Pacitan. Buka puasa bersama ini bukan sekadar makan bersama, ini adalah momentum untuk memperkuat kepercayaan dan membangun komunikasi yang lebih baik antara DPRD dan awak media. Kita adalah mitra, sama-sama bekerja untuk Pacitan yang lebih maju.”
ASB juga menekankan bahwa di era keterbukaan informasi seperti saat ini, peran media sangat vital dalam menyampaikan kinerja legislatif kepada masyarakat luas. Ia berharap sinergi yang telah terjalin baik ini dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung agenda-agenda pembangunan daerah yang sedang berjalan.
Didik Alih Wibowo, turut menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para awak media dalam memenuhi undangan buka bersama ini. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara sekretariat dewan dan insan pers merupakan kunci terpeliharanya hubungan yang sehat dan produktif.
“Kami dari Sekretariat DPRD selalu membuka pintu bagi teman-teman media. Transparansi adalah prinsip kami. Semoga momen Ramadan ini semakin mempererat hubungan baik yang sudah lama terjalin, dan kita bisa terus berkolaborasi dalam memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat kepada masyarakat Pacitan.”
Sutikno atau yang karib disapa Gus Tik, mewakili seluruh awak media yang hadir menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas terselenggaranya buka bersama ini. Bagi Gus Tik, undangan dari DPRD Pacitan merupakan wujud nyata pengakuan dan penghargaan terhadap peran strategis jurnalis di Pacitan.
“Terima kasih kepada Ketua DPRD Bapak ASB dan seluruh jajaran atas undangan yang sangat istimewa ini. Ini adalah bukti nyata bahwa DPRD Pacitan peduli dan menghargai peran teman-teman jurnalis. Kami berkomitmen untuk terus meliput dan menyampaikan informasi yang jujur, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat Pacitan.”
Gus Tik juga berharap agar tradisi buka puasa bersama antara DPRD dan awak media ini dapat terus dipertahankan sebagai agenda rutin tahunan, mengingat betapa berharganya momen silaturahmi seperti ini dalam membangun ekosistem jurnalisme yang sehat dan demokratis di Pacitan.
Kegiatan buka puasa bersama DPRD Pacitan dan awak media di Parigogo JLS ini menjadi refleksi indah tentang bagaimana dua pilar penting demokrasi legislatif dan pers dapat duduk bersama, berbagi kebahagiaan, dan saling memperkuat peran masing-masing di bulan yang penuh berkah ini.
Di tengah derasnya arus transformasi digital dan tantangan ekosistem media yang terus berkembang, sinergi antara DPRD Kabupaten Pacitan di bawah kepemimpinan Dr. Arif Setia Budi (ASB) dan komunitas jurnalis yang tergabung dalam FPPA di bawah komando Sutikno (Gus Tik) menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi yang tulus dapat menghasilkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.
Semoga kebersamaan yang terjalin di Lesehan Parigogo JLS Pacitan malam itu menjadi benih-benih kebaikan yang terus tumbuh, mengalir dalam setiap karya jurnalistik dan setiap kebijakan legislatif yang berorientasi pada kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Pacitan. (Setyo/red)


