Bangga Kopi Pacitan! Pemda dan Pelaku Usaha Berkomitmen Promosikan Kopi Lokal

PACITAN, Lidikinvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten Pacitan bersama sejumlah pemangku kepentingan menandatangani Komitmen Bersama Bangga Kopi Pacitan sebagai upaya mengangkat potensi kopi lokal sekaligus memperluas pasar produk kopi asli daerah.

Komitmen tersebut menjadi ajakan bersama untuk menggunakan, mengenalkan, dan mempromosikan kopi Pacitan di berbagai lingkungan, mulai dari instansi pemerintahan, perkantoran, kedai kopi, tempat usaha, hingga berbagai kegiatan masyarakat.

Penandatanganan komitmen secara simbolis dilaksanakan dalam rangkaian Festival Kopi Pacitan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian (Dikuperin) bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Pacitan, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya petani kopi, pengolah kopi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemilik kedai kopi, barista, komunitas UMKM kopi, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta mitra usaha.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, yang hadir mewakili Bupati Pacitan, mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan produk kopi lokal sebagai bentuk dukungan terhadap potensi daerah.

“Kalau ada kopi Pacitan, mengapa harus memilih kopi dari daerah lain,” ujar Heru Wiwoho dalam sambutannya.

Menurutnya, komitmen bersama tersebut merupakan bentuk tekad untuk meningkatkan penggunaan kopi asli Pacitan. Dukungan dari pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai penting agar kopi lokal semakin dikenal dan memiliki tempat di pasar yang lebih luas.

Melalui gerakan Bangga Kopi Pacitan, produk kopi daerah diharapkan semakin banyak disajikan dalam kegiatan pemerintahan, lingkungan birokrasi, perkantoran, hotel, restoran, kedai kopi, hingga pusat oleh-oleh wisata.

Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi produk kopi lokal untuk menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat. Dengan semakin banyak pihak yang menggunakan dan mempromosikan kopi Pacitan, permintaan terhadap produk petani dan pelaku usaha kopi diharapkan ikut meningkat.

Kepala Dikuperin dan PLUT KUMKM Kabupaten Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, mengatakan komitmen tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas serta branding kopi lokal Pacitan.

“Dengan komitmen bersama ini kita berharap kopi Pacitan semakin dikenal dan dicintai masyarakat, memiliki identitas dan branding yang kuat sehingga ke depan memiliki pasar yang luas,” imbuhnya.

Penguatan branding menjadi salah satu langkah penting dalam memperkenalkan kopi Pacitan kepada konsumen. Selain kualitas produk, pengenalan identitas daerah dan promosi secara berkelanjutan dapat membantu kopi lokal bersaing di tengah beragam produk kopi dari berbagai wilayah.

Keterlibatan petani, pengolah, barista, pemilik kedai, komunitas, dan pelaku UMKM juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha kopi. Kolaborasi dari hulu hingga hilir diharapkan dapat memperkuat hubungan antara produsen, pelaku usaha, dan konsumen.

Dengan demikian, gerakan Bangga Kopi Pacitan tidak hanya berorientasi pada promosi produk, tetapi juga menjadi upaya mendukung pertumbuhan UMKM, memperluas peluang pemasaran, serta meningkatkan nilai ekonomi komoditas kopi daerah.

Festival Kopi Pacitan menjadi ruang pertemuan bagi para pelaku dan pegiat kopi untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan, sekaligus memperkenalkan produk kopi lokal kepada masyarakat.

Berbagai kegiatan digelar dalam festival tersebut, mulai dari Pacitan Fun Brewing Competition, kompetisi akustik, bazar UMKM kopi dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) kopi, hingga kompetisi menyeduh kopi antarkepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu, festival juga menghadirkan kegiatan seduh 1.000 cup kopi Pacitan dan rembuk kopi Pacitan. Rangkaian acara tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan budaya menikmati kopi sekaligus mendorong interaksi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, kopi Pacitan diharapkan semakin dekat dengan konsumen, baik di lingkungan lokal maupun pasar yang lebih luas. Festival ini juga memberikan ruang promosi bagi petani dan UMKM untuk memperkenalkan produk serta membangun jejaring usaha.

Komitmen Bersama Bangga Kopi Pacitan diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mengangkat potensi kopi daerah. Dukungan nyata melalui penggunaan produk lokal, promosi, dan kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar kopi Pacitan semakin dikenal, dicintai, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Pacitan. (Setyo)