KDMP Desa Sooka Punung Pacitan Rampung 100 Persen


Pacitan, Lidikinvestigasi.com — Upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa terus menunjukkan hasil nyata. Gerai pergudangan dan perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Sooka, Kecamatan Punung, Pacitan kini rampung 100 persen dan siap dioperasikan.

Pembangunan KDMP ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan koperasi modern dengan layanan terpadu bagi masyarakat. KDMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga desa.

Kepala Desa Sooka, Eko Wahyudi, Amd, mengungkapkan rasa terima kasih atas selesainya pembangunan KDMP, yang dinilai penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

“Alhamdulillah pembangunan KDMP Desa Sooka telah selesai 100 persen. Ini berkat sinergi dan dukungan banyak pihak,” ujar Eko, Minggu (12/4).


 

Eko menekankan keberhasilan pembangunan KDMP tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, TNI, hingga aparat kewilayahan. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Dandim, Danramil, Babinsa, dan seluruh instansi terkait.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung percepatan pembangunan KDMP di Desa Sooka,” tambahnya.

KDMP Desa Sooka dirancang untuk memberikan layanan terpadu yang menjawab kebutuhan masyarakat sehari-hari. Beberapa layanan utama yang akan tersedia meliputi:

“Kami berharap KDMP ini benar-benar menjadi motor penggerak perekonomian desa, membuka peluang usaha, meningkatkan aktivitas ekonomi warga, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tambah Eko.

Komandan Kodim 0801/Pacitan, Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemerintah Desa Sooka dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat, khususnya percepatan pembangunan KDMP.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Kepala Desa Sooka, yang telah mendukung penuh percepatan pembangunan KDMP ini,” ujarnya.

Menurut Imam, keberadaan KDMP merupakan contoh nyata bagaimana pemerintah desa dapat bersinergi dengan aparat kewilayahan untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus mendukung pembangunan nasional dari tingkat desa.

Dengan hadirnya KDMP, warga desa diharapkan bisa merasakan manfaat langsung dalam bentuk peningkatan akses kebutuhan pokok, layanan publik, serta peluang usaha. Selain itu, koperasi ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal, mulai dari manajemen gerai, distribusi logistik, hingga layanan administrasi koperasi.

KDMP di Desa Sooka juga menjadi pusat edukasi ekonomi bagi warga. Melalui koperasi, masyarakat dapat belajar mengelola keuangan, memanfaatkan layanan koperasi untuk usaha mikro, dan memahami konsep ekonomi kerakyatan berbasis desa. Hal ini diharapkan menciptakan warga yang lebih mandiri secara ekonomi.

Keberhasilan pembangunan KDMP di Desa Sooka menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan instansi terkait dapat menghasilkan proyek yang berdampak luas. Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia untuk meniru model pengembangan koperasi modern berbasis desa.

“Alhamdulillah pembangunan sudah selesai 100 persen dan siap diresmikan. Harapannya, koperasi ini bisa segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Eko.

Dengan kesiapan KDMP untuk beroperasi, Desa Sooka siap menjadi contoh pembangunan ekonomi desa yang efektif, menghadirkan layanan terpadu untuk warga, dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Setyo)